![]() |
| Penemuan Meriam Kuno (sumber foto: Pontianak Post) |
Salam Blogger
Masjid Jami'/Masjid Agung Kabupaten Sambas didirikan pada 1 Muharram 1303 Hijriyah. Sejarah berdirinya Masjid Jami' tidak dapat dipisahkan dengan nama dan sejarah hidup Sri Sulthan Muhammad Tsafiudin II. Untuk memudahkan pengunjung mengetahu kapan dan siapa pendiri Masjid Jami' ini, secara simbolik dapat pengunjung lihat pada konstruksi bangunanya dan dapat pengunjung hitung bahwa dari jumlah tiang tengah dalam ruangan masjid itu berjumlah 8 batang, yang melambangkan pendirinya yaitu Muhammad Tsafiudin II, sultan yang ke-8 dari Rechtelyn raja-raja Kerajaan Sambas (Islam). Atap masjid terdiri dari 3 tingkat atau 3 pendopo, serambi masuk yang terletak pada bagian utara dan selatan serta bagian timur masjid memberi isyarat bahwa model pertama bahan bangunan Masjid Jami' / Agung ini berasal dari rumah kediaman atau Keraton Sultan Umar Aqamuddin III (Sumber dari Brosur Pesona Budaya Kabupaten Sambas )
Lokasi Masjid Jami'/Agung ini di area Keraton Alwatzikhoebillah. Sisi samping masjid menghadap sungai Sambas. Modal pertama dari bangunan mesjid berasal dari rumah kediaman keluarga Sultan Umar Akamuddin III di Desa Tanjung Rengas Kini setelah 100 tahun lehih usia Mesjid Jami' Sambas tetap berdiri megah karena adanya panitia pemeliharaan masyarakat.
Mesjid berlantai dua ini, didalamnya merupakan bundaran artistik dari kayu belian. sebuah mimbar Khotbah kecil ini terdapat di bagian depan ruang mesjid. Dahulu terdapat sebuah bedug besar di Mesjid sebagai alat pemberitahuan sholat. Setelah digunakannya pengeras suara untuk azan dan didalam mesjid, maka bedug tidak lagi digunakan. Mimbar antik untuk khatib berkhotbah dari kayu berwarna merah ukiran keemasan kabarnya berasal dari Palembang, dipersembahkan para pelaut dan pedagang kepada Sultan.
Didalam mesjid terdapat pula sebuah bendi atau bejana besar dari keramik, di sudut belakang mesjid. Dahulu dipergunakan untuk menampung air bersih untuk wuduk. Konon Bendi kuno itu adalah hadiah dari Sultan brunei Sultan Muhyiddin kepada Sultan Muhammad Tajuddin I ketika berkunjung ke Brunei dan dilantik sebagai Sultan Anom. Pada Bagian luar atas migrab mesjid tergantung sebuah papan tertulis ayat suci Al-Qur'an yang berbunyi " Innama yagmuru masajidillahu man ammana billah wal yaumil akhir".
Hanya orang-orang yang memakmurkan mesjid Allah adalah orang-orang yang beriman dengan Allah dan hari akhir yang akhir.
Salam Blogger!
Nama Jawai berasal dari nama pohon yang berdaun rimbun yang mana oleh
masyarakat diberi nama pohon jawai yang tumbuh ditepi pantai/muara sungai
Desa Bukit Raya. Pohon jawai ini rimbun dan pohon nya besar. Dengan tumbuh nya akar - akar dari dahan nya namun akar tersebut menancap ke tanah dan juga membesar. Pohon ini ketika di lihat seperti pohon raksasa dan di beberapa tempat di kenal dengan pohon yang angker, yang di huni oleh mahluk - mahluk halus. Namun pohon ini sangat di sukai oleh hewan - hewan seperti burung, tupai atau pun monyet karna buah nya yang menjadi makanan hewan - hewan tersebut.
Kecamatan Jawai secara resmi berdiri pada tanggal 17 Agustus 1957 dengan
Ibukotanya Sentebang.
Kecamatan Jawai merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Sambas dengan
luas wilayah pada waktu itu (sejak berdirinya) ± 376,27 Ha dengan membawahi
20 Desa yang terdiri dari :
1. Desa Sarang Burung Danau
2. Desa Sungai Nilam
3. Desa Sarang Burung Kolam
4. Desa Sarang Burung Usrat
5. Desa Sarang Burung Kuala
6. Desa Pelimpaan
7. Desa Parit Setia
8. Desa Bakau
9. Desa Sungai Nyirih
10. Desa Sentebang
11. Desa Dungun Laut
12. Desa Jawai Laut
13. Desa Jelu Air
14. Desa Matang Terap
15. Desa Suah Api
16. Desa Sarilaba A
17. Desa Sarilaba B
18. Desa Semperiuk A
19. Desa Semperiuk B
20. Desa Sabaran.
Dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 5 Tahun
2004 tentang Pembentukan Kecamatan Jawai Selatan, Sajad dan Sebawi, maka
luas wilayah Kecamatan Jawai berkurang menjadi 270,40 Km2, dengan wilayah
bawahan sebagai berikut :
1. Desa Sarang Burung Danau
2. Desa Sungai Nilam
3. Desa Sarang Burung Kolam
4. Desa Sarang Burung Usrat
5. Desa Sarang Burung Kuala
6. Desa Pelimpaan
7. Desa Parit Setia
8. Desa Bakau
9. Desa Sungai Nyirih
10. Desa Sentebang
11. Desa Dungun Laut
Adapun batas wilayah Kecamatan Jawai adalah sebagai berikut :
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Jawai Selatan
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Pemangkat & Semparuk
- Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Tekarang
- Sebelah Barat berbatasan dengan Laut Natuna.
Untuk wilayah Kecamatan Jawai Selatan ini menyuguhkan panorama alam yang sangat indah, terutama pantai nya yang bersih, pohon - pohon kelapa yang menghiasi tepi pantai serta bukit yang berdiri kokoh yang menghadap ke arah pantai. Bukit yang di tumbuhi berbagai pohon yang membuat nya hijau menjadi semakin lengkap dengan adanya susunan batu - batu besar yang terbentang di pinggir pantai seperti menjadi benteng terhadap serangan ombak.
![]() |
| Sumber Foto Disini |
Batu - batu yang bentuk nya besar ini berada di tepi pantai, sampai kebukit yang ada di pantai jawai selatan ini, pengunjung biasanya terpaksa harus melewati batu - batu besar dulu. Karena untuk menikmati batu - batu dengan formasi yang indah ini masih belum tersedia jembatan nya. Biasanya pengunjung dari sebelah kiri bukit juga bisa untuk mendaki bukit ini. Bila sudah mendaki, kantin sudah sedia menanti untuk mengisi perut. Sementara di bukit tersebut seperti tangga masih belum tersedia sehingga bila ingin mendakit harus ekstra hati - hati, apa lagi ketika melewati formasi batu yang besar, usahakan jangan menggunakan sepatu atau sandal, karna batu agak licin ketika melompat ke batu lain nya bisa menyebabkan akibat yang fatal.
![]() | ||
| Biasanya untuk mendaki bukit bisa dari sini juga meskipun agak esktrem | (Sumber Foto) |
![]() |
| Sumber Foto Disini |
Untuk yang sudah mendaki, bisa bersantai ria di kantin sambil menikmati desiran angin dan hamparan laut yang membentang luas. Melihat formasi batu yang kokoh di terpa ombak. Serta gemersik nya dedaun yang di terpa angin. Ketika berada di atas bukit, masih terdapat juga batu - batu besar yang tak kalah menarik nya.
![]() |
| Sumber Foto Disini |
Nah untuk menjangkau kecamatan Jawai Selatan ini bisa menggunakan roda dua atau pun roda empat. Jika dari Sekura bisa di tempuh menggunakan sepeda motor sekitar 2 jam. Dengan kondisi jalan yang kurang mengenakan. Terutama di sekitar Sengawang,Dan sekitar nya. Setiap lebaran biasanya pantai ini di kunjungi banyak orang. Karena pemerintah setempat mendatangkan artis ibu kota untuk menghibur warga setempat. Biasanya di hari ke 2 lebaran, ketiga atau ke empat artis ibu kota di datangkan ke Pantai ini. Seperti tahun ini, artis ibu kota di datangkan pada ke empat hari lebaran.
Bagi yang ingin menikmati keindahan pantai Jawai Selatan, bisa di lalui melalui dua arah, jikalau dari Kota Pontianak bisa lansung ke Pemangkat, disana akan ada penyebrangan yang menuju Kecamatan Jawai. Sementara kalau dari paloh bisa melalui Sekura menuju Sengawang, Sungai Baru, Tekarang dan menuju pantai Jawai selatan.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Pecidasase
Salam Blogger
Bukit Piantus adalah salah satu objek wisata alam yang terdapat di kabupaten Sambas. Selain wisata alam, ia juga merupakan wisata sejarah. Salah satu nya adalah terdapatnya makam Dato' Kullup. Sehingga bukit Piantus pun menjadi tak terpisahkan dengan lagenda Dato' Kullup.
![]() |
| Screenshot Video Telapak Kaki |
Konon cerita nya pada zaman dahulu kala, ada seorang pemuda yang terkenal dengan kekebalan tubuh nya terhadap benda tajam. Nama pemuda tersebut adalah Kullup. Konon nya sang pemuda tersebut tidak bisa di sunat karena kulitnya tidak bisa terjamah oleh benda tajam. Pada suatu hari, si pemuda ini berjalan - jalan di hutan di Bukit Piantus. Tiba - tiba se Ekor burung memanggil nama nya " Kulup - Kullup ", sontak sang pemuda tersebut menjadi terkejut dan bercampur malu. Ia pun berlari sekencang - kencang nya sehingga tanpa di sadari nya ia terjatuh karena menabrak sesuatu dan terjatuh ke lubang sehingga ia meninggal. Sejak itu kata " Kullup " identik dengan seorang anak laki - laki yang sudah baligh tapi masih belum di khitan.
Di bawah ini ada cuplikan Video telapak kaki Dato' Kullup di atas batu, konon nya telapak kaki itu adalah telapak kaki ketika dia sedang sholat, ada juga telapak lutut nya ketika ia sujud. Namun di versi lain, konon nya itu adalah telapak kaki ketika ia berlari ketika mendengar suara burung yang memanggil namanya.
Telapak kaki Dato' Kullup ini menjadi pertanda bahwa lagenda itu adalah benar ada nya. Selain makam nya yang merupakan bukti bahwa lagenda Dato' Kullup itu bukan lah isapan jempol belaka. Makam Dato; Kullup lokasi nya berada di pertengahan bukit Piantus. Sementara telapak kaki nya berada di area hutan bambu di bukit Piantus juga. Namun sayang nya tanda untuk memberitahukan lokasi dimana telapak kaki Dato' Kullup itu berada masih belum ada. Sehingga bila pengunjung ingin melihat telapak kaki Dato' Kullup harus mencari dengan bersusah payah. Sementara makam Dato' Kullup tidak jauh letak nya dari tangga menuju puncak bukit ini. Dengan adanya telapak kaki Dato' Kullup di atas batu, bisa menjadi kan bukit Piantus lebih banyak di kunjungi sebagai wisata sejarah nya. Selain Wisata alam nya yang indah ia merupakan juga wisata sejarah yang menakjubkan dengan lagenda nya.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Pecidasase
Salam Blogger
![]() |
| Bukti Memfollow VivaVlog |
![]() |
| Bukti Memfollow Vivanews |
![]() |
| Bukti Memfollow Xl |
![]() |
| Bukti MenTweet |
Salam Blogger!
Piantus Hill it is located in Sambas Regency, Kenanai Village, Sejangkung district. It distance of about 20 kilometers from Sambas City.
Piantus Hill has an area of 3500 hectares and has many kinds of natural scenery, such as paddy fields, bamboo forests, trees that are still natural in the vicinity of the hill and pepper plantations.
There are 5 villages around Bukit Piantus. It is Sejangkung, Kenanai, Parit Cagat, Kembayat and Kawakan. Pintus Hill is 20 kilometers from the Sambas city and can be reached by motorcycles and cars. There are 5 routes to reach the Piantus Hill are:
a. It is about 20 kilometers from the Sambas city. It can be reached by motorcycle.
b. It is about 15 minutes of Kenanai village. It can be reached by foot.
c. It is about 30 minutes from the Kawakan Village. It can be reached by motorcycle.
d. It is about 50 minutes from the Kembayat village. It can be reached by motorcycle and car.
e. It is about an hour from Sejangkung. It can be reached by motorcycle.
Piantus Hill has an area of 32,999,97 square kilometers in width 3.410,60 Ha and height about 500 feet. The weather of Piantus Hill belongs to tropical climate and has minimum temperature of 24,64 C and the average rainfall is 213 mm/year.
In Piantus Hill there is Graveyard Dato’ Kullup. The legend of Dato’ Kullup graveyard is a legend whereas tell about a young man and a bird. Someday, while a young man walked to the hill suddenly there was a bird speaks to him. A bird made fun of him and while tell “Kullup”. So the young man was shy and run away. But the young man suddenly broke down to the hole. Finally, he was passed away. The word of " Kullup " its mean a young man especially moslem young man, who didn't circumcision.
Piantus Hill has natural beauty and interesting sights. The place is very soothing and fresh. It is located in Sambas Regency, Kenanai Village, Sejangkung district. It distance of about 20 kilometers from the center of the capital city of Sambas. Piantus Hill has an area of 3500 hectares and has many kinds of natural scenery, such as paddy fields, bamboo forests, trees that are still natural in the vicinity of the hill and pepper plantations.
There are 5 villages around Bukit Piantus. It is Sejangkung, Kenanai, Parit Cagat, Kembayat and Kawakan. Pintus Hill is 20 kilometers from the Sambas city and can be reached by motorcycles and cars. There are 5 routes to reach the Piantus Hill are:
1.It is about 20 kilometers from the Sambas city. It can be reached by motorcycle.
2.It is about 15 minutes of Kenanai village. It can be reached by foot.
3.It is about 30 minutes from the Kawakan Village. It can be reached by motorcycle.
4.It is about 50 minutes from the Kembayat village. It can be reached by motorcycle and car.
5. It is about an hour from Sejangkung. It can be reached by motorcycle.
Piantus Hill has an area of 32,999,97 square kilometers which is divided into several villages and districts, which is limited by four areas, they are :
1. In the north, it is bordered with Galing district
2. In the south, it is bordered with Kartiasa village.
3. In the west, it is bordered with Paloh district.
4. In the east, it is bordered with Sambas city.
Piantus Hill stores a lot of its beauty as an unspoiled forest, it is a big stone and rice fields around the Piantus Hill add to the beauty of this hill.
At the foot of the hill there are two large trees that in the estimate 60 years old. Two trees are quite large and is also adjacent distance between one another while on its side is a garden of pepper.
In the Piantus Hill staircase also been available for visitors to climb up this hill. According to Azizul a Sejangkung village resident that the staircase was built in 1997.
The uniqueness of Piantus Hill if viewed from its natural beauty is there a large rock that in its stand by another stone, so give it is a room below, which can be made a place for shelter when it rains.
Whereas when visitors reached the top of the Piantus Hill, visitors can witness the most amazing scenery. In the Piantus hilltop, visitors can see the extend rice paddy fields and green forests that are still maintained its preservation as well as several villages around the Piantus Hill can be viewed when the visitor was on this top of the hill.
The Climate in Piantus Hill belongs to tropical, in rainy season the people who live near Piantus Hill start working in their field, but in dry season the people just clean the garden. Many people go there enjoy the entertainment on the second day or third of ” Lebaran ” (Idul Fitri). Because of this time, the local government also invited a group band from other city. The band usually comes from Sambas city, Galing, Pemangkat, Singkawang and Pontianak.
Piantus Hill has good potency to develop as a destination area or tourism object, Sambas one of the cities in West Kalimantan apparently holds enchantments of nature beauty which are highly interesting to visit. Many potencies that people can enjoy in this object, they are :
1.The Beauty of Nature
Piantus Hill is very beautiful, in this hill, visitors can see a large variety of trees and boulders that form the concave. And in this forest that can be a shelter to protect the visitor from the sun light. The stairs that climb to the top of his while in the suburbs there are some very large trees and bamboo trees on the advantage of the surrounding community. And on top of the Piantus Hill visitors can see stunning views with calm winds, on this hilltop. Visitors also can see the verdant rice fields and pepper plantations that became the income for people who live around this hill. If visitors visited this hill in the afternoon, visitor could watch the sunset and on top of the hill is available tent to relieve fatigue after climbing so that visitors can enjoy the view from the top of the Piantus Hill comfortably.
2. Uniqueness
Natural scenery of Piantus Hill is good looking if it is viewed from the historical. In Piantus Hill there is Graveyard Dato’ Kullup. Ardianto one of the guards Dato’ Kullup graveyard, explained about Dato’ Kullup graveyard legend. The legend of Dato’ Kullup graveyard is a legend whereas tell about a young man and a bird. Someday, while a young man walked to the hill suddenly there was a bird speaks to him. A bird made fun of him and while tell “Kullup”. So the young man was shy and run away. But the young man suddenly broke down to the hole. Finally, he was passed away. Many knowledge which is got from that legend, especially for young man such as to understand about the living of the young man several years ago and to know about that make fun is not good for our life.
3. Source of Income
Bamboo Forest located in Piantus Hill became second source of income for people who live around this hill. There are kinds of bamboo, such as Kuayan, Abi, Kelingkau and Buluh. These materials can be made into various things such as “Bakul “ (a handicraft which is similar to basket used to save the rice), “ Nyiru “ (a handicraft which is the form of round), “ Baka “ (a handicraft which is used to save various things and more big than basket), and “Rak “ (shelf). All of them can be souvenir for visitor who visited Piantus Hill as memorable from Piantus Hill. Besides, a sprout of bamboo that is called “Rebung “, it can be consumed as vegetable. Rebung also can be made to become the medicine, especially for cancer.
4. The Facilities
The access to Piantus Hill is easy, but there is no public vehicles that can be through to go to Piantus Hill like bus and general vehicles others. The Access only can be through by land transportation such as motorcycle about 15 minutes from Kenanai village. It can be reached on foot, about 30 minutes from Kawakan village. It can also be reached by motorcycle, about 50 minutes from Kembayat village, or an hour from Sejangkung it can be reached by motorcycle. The facilities available in Paintus Hill are ladder to climb the hilltop Piantus, another facilities in Piantus hill especially at the hilltop Piantus there is a marquee that serves as a shelter in, unwind and enjoy the sunset.
Salam Blogger!
Tanah Hitam merupakan salah satu desa yang terdapat di kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Ia merupakan desa yang tidak jauh dari pesisir pantai. Kecamatan Paloh ini merupakan kecamatan pantai yang berada di Kabupaten Sambas dan terletak di wilayah perbatasan dengan Negara Malaysia Timur (Serawak) dengan luas wilayah ± 1.697,30 H. Adapaun desa - desa yang terdapat di Kecamatan Paloh ini antara lain :
1. Desa Sebubus
2. Desa Nibung
3. Desa Malek
4. Desa Tanah Hitam
5. Desa Matang Danau
6. Desa Kalimantan
7. Desa Temajuk
8. Desa Mentibar
Untuk desa Tanah Hitam ini bisa di capai menggunakan kendaraan bermotor seperti sepeda motor maupun mobil. Akses jalan beraspal juga sudah tersedia untuk menjangkau desa ini. Jika perjalanan dari Pasar Sekura menuju Desa Tanah Hitam ini sekitar satu jam. Desa Tanah Hitam yang terletak dekat pesisir pantai ini ketika berada di jalan akan terdengar suara deburan ombak yang menyatu mesra dengan rintihan dedunan kelapa yang berbaris rapi menghias di sepanjang jalan. Untuk di desa Tanah Hitam ini mayoritas di huni oleh kaum tionghoa dimana terdapat juga Pasar Tanah Hitam yang menjadi tempat perekonomian masyarakat sana. Selain itu padi dan kelapa yang merupakan komoditi masyarakat sana, kacang kedelai juga menjadi komoditi handalan, kacang kedelai ini biasanya di tanam setelah musim panen padi selesai.
![]() |
| Sumber Gambar Di Sini |
Selain sebagai penghasil komoditi kelapa serta kacang kedelai, desa Tanah Hitam ini menyajikan pemandangan pantai nya yang juga tidak kalah menarik. Sebut saja pantai Lestari dan Pantai Tanjung Harapan. Kedua pantai ini berada di satu lokasi namun di bedakan oleh arah nya saja, sebagai contoh untuk pantai Lestari ini arah nya ke arah Paloh sementara pantai Tanjung Harapan ini arah nya ke arah Simpang atau berlawanan arah dengan pantai Lestari. Dan untuk memasuki pantai Lestari ini terdapat gerbang dan pasirnya menuju pantai Lestari ini bewarna putih dan sepanjang jalan ini di hiasi oleh pohon cemara. Sementara untuk menuju pantai Tanjung Harapan ini di sepanjang jalan nya melewati pepohonan kelapa yang menjulang tinggi dan melewati beberapa pohon dengan ukuran nya yang besar.
Pada hari raya idul fitri maupun idul adha yaitu pada hari kedua atau ketiga biasanya banyak yang mengunjungi pantai Tanah Hitam, karena saat itu di adakan musik untuk menghibur rakyat, biasanya musik yang disuguhkan adalah musik dangdut dengan menghadirkan penyanyi - penyanyi dangdut asal kota Jakarta, sebut saja yang pernah hadir, Trio Macan, Nita Talia, artis KDI yang saya juga tidak tau siapa namanya, pokok nya banyak dah, kalo yang penikmat musik dangdut mungkin tau nama mereka, tapi saya kurang sreg aja dengan genre musik seperti itu (Selera Masing - Masing ).
Selain di datang kan nya artis - artis ibu kota Jakarta di setiap hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha ini, ada perayaan unik lain nya di desa Tanah Hitam ini, bukan di Desa Tanah Hitam saja sih sebenarnya, melainkan di desa Arung Parak juga perayaan ini juga ada. Perayaan itu adalah " Antar Ajong ". Antar Ajong ini adalah suatu adat istiadat masyarakat sana yaitu upacara ritual adat untuk menanam padi yang dilaksanakan setiap tahun pada masa bercocok tanam. Masyarakat setempat mempercayai, aktivitas tersebut dapat membuat tanaman padinya terhindar dari serangan hama dan penyakit. Sehingga demikian, hasil panen berlimpah untuk kemakmuran masyarakat sekampung. Sementara waktu pelaksanaan Antar Ajong ini biasanya setiap pertenggahan tahun, sekitar Juni atau Juli.
![]() |
Biasanya sebelum di adakan ritual Antar Ajong ini, malam nya sebelum hari H, di adakan juga ritual - ritual lain nya yang entah apa namanya, biasanya pembacaan doa - doa dan persiapan untuk besok nya. Untuk ukuran badan perahu biasanya bervariasi dengan lebar 20 cm - 40 cm dan panjang 1,5 m - 4 m. Kain yang dibuat sebagai layarnya sering tampil dalam berbagai warna tapi lebih didominasi oleh warna putih dan kuning. Badan perahu diberi warna cat bebas dengan variasi gambar ukiran khas sambas.
Nah pada saat acara pelepasan, beberapa orang yang di tunjuk memegang perahu tersebut dan membawanya ke laut dan menghanyutkan nya. Ritual adat ini berlansung setiap satu tahun sekali. Biasanya ritual adat ini banyak menarik pengunjung dari berbagai tempat dan Antar Ajong ini merupakan ajang menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke kabupaten Sambas.
Mungkin ada yang tertarik untuk menyaksikan ritual adat ini bisa datang ke Sambas, kecamatan paloh pada khususnya. Dan hanya bisa melalui kendaraan darat bukan udara.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Beberapa waktu yang lalu telah memposting tentang " Sungai Sekura, Surganya Burung Walet ", nah seperti janji saya kemarin yang akan memposting tentang sungai sekura, maka kali ini saya berkeinginan untuk membahas tentang sungai sekura lagi, namun bahasan kali ini tidak lah selengkap yang kemarin, karna tentang sungai sekura bisa di baca di sini juga.
Sungai Sekura merupakan jalur penting yang menghubungkan antara Desa Sepadu dengan Desa Sekura dan Teluk Kalong. Jika Dari Kota Pontianak atau Sambas dan ingin Menuju Paloh atau Desa Sekura, haruslah menyebrang melalui sungai sekura ini, yang mana jika ingin menuju teluk kalong atau arah Paloh bisa menggunakan fery atau Sampan. Sementara untuk yang menuju pasar Sekura, biasanya bisa melewati Perahu atau Motor air. Namun jika ingin menuju Sekura tetapi mengendarai Mobil, salah satu nya adalah harus menggunakan Jasa Penyeberangan Feri yang mana jika sudah sampai di Teluk Kalong, mereka harus belok kiri untuk menuju pasar Sekura.
![]() |
| Pelabuhan Feri menuju Teluk Kalong |
![]() |
| Rumah Burung Walet dari Kejauhan |
Sungai Sekura ini seperti yang pernah di posting sebelum nya, di tepi sungai ini terdapat rumah burung walet yang tersusun rapi, berdiri megah di sisi kanan dan kiri sungai sekura. Bangunan yang menjulang tinggi ini menjadi penghias pinggiran sungai Sekura. Sementara kala sore hari dan matahari siap - siap untuk terbenam, maka suara - suara burung walet akan menggema membaur bersama suara motor air yang siap mengantarkan penumpang menuju destinasi yang di inginkan.
![]() |
| terlihat matahari yang akan terbenam di tutupi awan |
![]() |
| Rumah Burung Walet |
Di Sisi Kiri bangunan Rumah walet hanya beberapa bangunan saja, dan jarak nya juga tidak terlalu rapat, beda sama yang berada di sebelah kanan yang rata - rata bangunan nya berdekatan antara satu sama lain, sementara suara burung walet yang memanggil teman - teman nya untuk segera memasuki istana mereka tak pernah lelah, tak pernah henti sehingga malam menjelang.
![]() |
| Rumah Burung Walet di Sebelah kiri pinggiran sungai Sekura |
![]() |
| Rumah Burung Walet di sebelah kanan Pasar Sekura |
Walaupun pinggiran sungai Sekura di hiasi oleh Rumah - rumah walet yang menjulang tinggi, namun pohon - pohon yang menghijau masih setia menjadi penghias pinggiran sungai ini, menyejukan mata sekaligus memberikan suasana yang lumayan adem, apa lagi ketika angin berhembus mesra, dapat melihat dedunan yang melambai lembut sementara motor air tak kalah melaju melawan arus sungai yang mengalun penuh pesona.
![]() |
| Pasar Sekura terlihat dari depan |
![]() |
| pohon khas di setiap pinggiran sungai |
Jika ingin Menikmati Pemandangan Istana nya burung walet, di sarankan menggunakan sampan, karena ia bergerak perlahan dan juga ruang yang tersedia cukup nyaman kala ingin mengambil gambar. Dan waktu yang paling enak adalah ketika sore hari yang mana matahari akan segera terbenam, itu artinya bisa menikmati sunset serta suara Burung walet yang riuh memanggil teman - teman nya.
![]() |
| Perahu bermotor yang digunakan oleh warga |
Jika ingin menyusuri pinggiran sungai Sekura ini, boleh menyewa sampan yang tersedia disana, sekaligus minta di antarin ketempat - tempat yang banyak berdiri Bangunan Rumah Walet. Semoga ini postingan kali ini cukup membayar janji yang pernah saya berikan sebelum nya. hehehe
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Hari ini, cuaca lumayan bersahabat, di tambah dengan hembusan angin yang sepoi - sepoi menambah lagi semangat untuk menulis. Membayangkan duduk menghadap Meja, sembari sepuluh jari melakukan tarian eksotis di atas Keyboard, pandangan mengarah ke depan, yang mana lautan menghampar luas dengan butiran - butiran pasir menggoda penuh hasrat, deburan ombak yang menyapa mesra, sementara suara nyanyian dedaunan kelapa menambah lagi jiwa muda untuk terus merangkai kata. Nah pada penasaran kan? dimana seh saya sekarang ini? yuk kita intip di bawah ini :
Kali ini saya ingin berbagi seputar keindahan Pulau Selimpai. Pulau Selimpai? Ya benar, pulau Selimpai.Setelah Kemarin Memposting tentang " Pantai Temajuk Sebagai Salah Satu Objek Wisata Kabupaten Sambas " yang mana berlokasi di Kecamatan Paloh, Kini saya juga akan menceritakan keindahan - keindahan yang di miliki oleh Pulau Selimpai yang juga berlokasi di Kecamatan Paloh.
![]() |
| Pantai Selimpai Dari kejauhan |
Pulau Selimpai adalah pulau yang terletak di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh yang memiliki keindahan Pantai nya dengan luas Pantai 200 ha. Pulau Selimpai ini jarak tempuh nya sekitar 7 km dari ibukota Kecamatan Paloh dan 80 km dari pusat Ibukota Kabupaten Sambas. Yang mana dapat di tempuh dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau 4 hingga di Dusun Setinggak, kemudian menyeberangi Sungai Paloh menggunakan kapal motor selama 20 menit menuju ke Pantai Selimpai. Sementara untuk memasuki Pulau Selimpai adalah gratis, namun untuk sampai kesana ya haruslah sewa Spead boat atau Perahu Motor dan bisa juga minta di antar tapi dengan tarif tertentu pastinya.
![]() |
| Dermaga di Pantai Selimpai |
Pulau Selimpai ini terpisah dengan daratan Kabupaten Sambas. di Sisi selatannya hingga ke bagian barat berbatasan dengan laut Natuna, sedangkan di sisi utaranya membentang ke timur dikepung oleh Sungai Merabau. Makanya setiap mereka yang mampir ke sini, akan menjumpai aneka pemandangan; ada hutan pinus, pantai, laut dan sungai. Dari kejauhan terlihat Tanjung Datuk, yang merupakan kawasan berbatasan Malaysia.
Pulau Selimpai ini sebenarnya adalah merupakan tempat penakaran penyu untuk di lindungi agar tidak punah. Jadi pulau ini di jaga agar tidak ada manusia yang mengganggu penyu-penyu yang ada disini. Pulau Selimpai yang ini memiliki Berbagai beberapa Spesies Penyu, menurut catatan Satgas Pantai Selimpai dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Paloh, ada empat jenis penyu yang ada di Pulau Ini yaitu :
1. Penyu hijau
2. Penyu sisik
3. Penyu lekang
4. Penyu belimbing (hanya sesekali pindah)
![]() |
| Penangkaran Penyu |
Penyu yang termasuk ke dalam hewan langka, naik kepantai untuk bertelur pada malam harinya, Oleh karena itu jika pengunjung kepengen melihat penyu, maka di sarankan untuk menginap di Pulau Selimpai, dan Pokdarwis juga telah berinisiatif membangun tempat penangkaran di Selimpai.
Pulau Selimpai masih belum memiliki tempat penginapan khusus buat pengunjung, namun jangan kuatir, pengunjung bisa mendirikan tenda di antara jajaran pohon pinus yang menghijau bersama rerumputan yang siap membelai mesra pengunjung yang ada.
![]() |
| pohon Pinus dengan rerumputan hijau |
Pulau Selimpai ini yang menawarkan keindahan pantai nya beserta pohon - pohon cemara yang menjulang tinggi tersebut tertata rapi sehingga membentuk suatu keindahan tersendiri yang di padankan dengan rerumputan yang hijau, membuat sejuk bagi yang memandang nya. Sungguh pemandangan yang indah, sementara jika di sore hari nya pengunjung dengan leluasa nya bisa menikmati sunset atau di pagi hari ya pastilah terbitanya matahari (sunrise ) yang dapat di nikmati sembari berjoging di pantai yang indah ini.
Sumber Gambar :
Di Sini
Di Sini Juga
Dan Di Sini Juga
Semoga dengan ada nya postingan ini bisa kira nya menjadi referensi buat teman - teman yang mana mencari pemandangan yang eksotis, maka Pulau Selimpai lah yang saya recomend kan buat teman - teman semua. Adapun gambar - gambar tersebut adalah hasil dari browsing yang mana di dapatkan dari berbagai sumber. Terima kasih buat teman - teman yang telah memposting tentang Pulau Selimpai sehingga bisa menjadi sumber buat saya menulis semua ini.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Untuk postingan kali ini, ane ingin berbagi keindahan - keindahan Objek wisata yang terdapat di Kabupaten Sambas terutama Pantai Temajuk, yang mana berlokasi di Kecamatan Paloh. Seperti apa sih Keindahan Pantai Temajuk itu? yuuuk kita lirik di bawah ini :
![]() |
| Muara Sungai yang Tenang |
Desa Temajuk adalah sebuah desa yang terdapat di Kecamatan Paloh yang mana menurut situs resmi " Humas PDE & Sandi Setda Kabupaten Sambas " ini menyatakan bahwa Kecamatan Paloh merupakan kecamatan pantai yang berada di wilayah Kabupaten Sambas dan terletak di wilayah perbatasan dengan Negara Malaysia Timur (Serawak) dengan luas wilayah ± 1.697,30 Ha, dengan batas sebagai berikut :
* Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Laut Cina Selatan
* Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Galing
* Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Sajingan Besar & Serawak
* Sebelah Barat berbatasan dengan Laut Natuna
Sebelum Memasuki Pantai Temajuk, Pengunjung sebelum nya akan mmemasuki Pintu Gerbang yang bewarna putih yang mana pintu gerbang tersebut adalah pertanda bahwa pengunjung akan memasuki Pantai Temajuk.
![]() |
| Gerbang |
Pantai Temajuk Sekitar 120 kilometer dari Kota Sambas, yang mana kawasan pesisir ini langsung berbatasan dengan Laut Natuna dan Malaysia Timur.
Pantai Temajuk yang terdapat di Desa Temajuk ini memiliki beberapa keindahan Alam yang sangat menarik untuk di kunjungi oleh wisatawan, Keunikan dan Keindahan nya sangat memukau bagi yang mengunjungi pantai ini.
Keunikan Dari pantai ini, adalah ketika Air Laut surut menyisakan hamparan pasir yang sangat luas dengan lebar sekitar 100-150 meter. Namun ketika memasuki bulan Oktober - Februari tiupan angin cukup kencang dan tinggi gelombang di pantai ini bisa mencapai 2 meter bahkan lebih. Inilah saat yang tepat untuk melakukan olahraga sky diving atau berselancar bagi mereka yang gemar dan mahir akan olahraga tersebut.
![]() |
| Pantai Temajuk |
Bila pengunjung menginginkan suasana pantai yang berbeda, Di ujung utara bagian pantai ini terdapat pantai dengan gugusan batu dengan berbagai ukuran yang membentuk formasi yang indah. Beberapa diantaranya memiliki keunikan pada bentuknya dengan ukuran yang cukup besar. Ditambah lagi air pantai yang jernih di antara bebatuan. Cocok untuk berenang, sementara kaki aman memijak lantai pantai yang berpasir sehingga termasuk kategori obyek wisata bawah air dan pantai pasir putih.
| Bebatuan Yang Membentuk formasi |
Selain Kaya dengan Keindahan pantai nya, Pantai Temajuk juga kaya akan penyu - penyu yang bertelur di pesisir pantai ini. Penyu - penyu ini tidak hanya terdapat di Pantai Temajuk akan tetapi terdapat juga di Pulau Selimpai. Mengenai Pulau Selimpai akan di bahas pada postingan selanjut nya.
![]() |
| Anak Penyu yang Baru Menetas |
Di Desa Temajuk para Pengunjung juga bisa kiranya mengunjungi sebuah dermaga, yaitu Dermaga Temajuk, Yang mana Dermaga ini sangat Panjang yang Menjorok Ke Laut.
![]() |
| Dermaga Temajuk |
Pantai Temajuk yang banyak Menyimpan keindahan alam nya, bisa menjadi alternatif bagi pembaca untuk mengunjungi tempat - tempat yang indah yang mana tersedia di dalam negeri kita yang tercinta ini. Selain pantai dan bebatuan nya yang membentuk berbagai formasi, spesies penyu juga dapat di lihat disini. di bawah ini beberapa gambar keindahan bebatuan di pantai temajuk yang ane dapatkan dari berbagai sumber.
| Sunset Di Pantai Temajuk |
Semoga apa yang ane sajikan kali ini bisa menjadi referensi bagi sahabat Blogger yang mana mencari tempat yang sesuai untuk di kunjungi, saran ane adalah mengunjungi Pantai Temajuk di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!















































